Keadaan jalan sepanjang Hulu Sungai sampai ke daerah Banjarmasin sungguh memperihatinkan, banyak ditemui di sepanjang jalan jalur Provinsi terdapat lobang-lobang yang besar di tengah jalan dan tambalan-tambalan yang memenuhi ruas jalan. Hal itu tentunya sangat mengganggu para pengguna jalan yang melintas di sana, seringkali terjadi kecelakaan yang disebabkan jalan yang rusak dan ambruk.
Yang menjadi perhatian dan perbincangan yang ingin dikaji dalam permasalahan ini yaitu pada kualitas aspalnya, selisih dana pengeluaran perbaikan jalan, dan ada dan tidaknya praktik korupsi.
Kualitas jalan yang sangat buruk di sepanjang ruas jalan antar Provinsi di daerah Kalimantan Selatan menjadi permasalahan yang sampai sekarang tidak ada habisnya, padahal anggaran APBD meningkat untuk Kal-Sel, anggaran dana untuk perbaikan jalan sudah diberikan, tetapi masih saja banyak terdapat ketimpangan dalam hal perbaikan jalan, kualitas jalan yang berlubang tentunya sudah dapat diperkirakan dan diteliti bahwa kemungkinan dana yang dikeluarkan untuk perbaikan jalan sering diraup. Dibandingkan dengan kualitas jalan yang ada di kota-kota besar seperti ibukota Jakarta atau di luar Negeri, kualitas jalannya sangat bagus dan rapi, tidak ada lubang dan tambalan-tambalan seperti jalan yang ada di sepanjang jalan lintas Provinsi yang ada di Kalimantan Selatan.